Majalah adz Dzakhiirah AL ISLAMIYYAH Edisi 97

Segala puji hanya milik Allah , shalawat dan salam semoga tetap tercurahkan kepada Nabi kita, Muhammad j beserta keluarga, sahabat, dan orang-orang yang mengikuti petunjuk-Nya sampai hari kiamat, amma ba’du. Para pembaca Selengkapnya »

 

Posisi Makmum Masbuk Jika Jama'ah 2 Orang

Assalamualaikum. Ustadz apabila sholat jama’ah hanya 2 orang sejajar dengan imam lalu datang makmum masbuk, apakah makmum pertama mundur di belakang imam untuk bergabung dengan makmum yang masbuk ? 081 3830xxxxx.

Mengucap Bismillah di Kamar Mandi

Assalamualaikum. Ustadz afwan ana mau tanya apa hukumnya mengucapkan bismillah di dalam kamar mandi/wc saat akan wudhu atau mandi wajib. Tolong dijawab karena tempat bertanya kami sangat sedikit. Syukran. 085 2420xxxxx.

Atsar Ibnu Abbas "Kufrun Duuna Kufrin"

Benarkah atsar Ibnu Abbas -Radhiallohuanhuma- “Kufrun Duuna kufrin” ?

Oleh : Syaikh Salim bin Ied al-Hilaly

Anak cucu Khawarij masih eksis di tengah-tengah medan dakwah, mereka selalu mengembar-gemborkan warisan nenek moyang mereka, yaitu pengkafiran terhadap penguasa kaum muslimin. Segala cara mereka upayakan demi kelancaran tipu daya mereka terhadap kaum muslimin.
Mereka mencoba untuk melariskan dagangan mereka dengan membawakan ayat 44 dari surat Al-Maidah untuk mengkafirkan semua penguasa kaum muslimin. Oleh karenanya, Dakwah Salafiyah berusaha untuk membongkar kedok dan kesesatan mereka dengan membawakan atsar Abdullah bin Abbas c seorang ahli tafsir Al-Qur’an dari kalangan sahabat Rasulullah -Shollallah alaihi wa sallam- serta ucapan para ulama salaf yang lain tentang ayat tersebut.
Ketika mereka tidak sanggup untuk melawan atsar Ibnu Abbas c tersebut, mereka pun berpindah cara dengan menyatakan atsar tersebut lemah, padahal makar mereka lah yang lebih lemah dari sarang laba-laba.

T'lah Tiba Waktu Berpisah

Di penghujung acara Dauroh Syar’iyyah VIII, Trawas, Syaikh Ali bin Hasan al-Halabi al-Atsari mempersembahkan beberapa bait syair karya beliau sendiri kepada para peserta. Beliau bertutur:

حَانَ الوَدَاعُ وَ ذَا الوَدَاعُ قَرِيْبُ آنَ الفِرَاقُ وَ فِي النُّفُوْسِ نَحِـيْبُ

فَـإِلَى اللِّقَا عَلَّ اللقاءَ يَحُـضُّنَا نَحْوَ الثَّبَـاتِ وَ رَبُّنَا لَمُجِيْــبُ

يَا إِخْوَتِيْ فِي اللهِ هَاكُمْ كِلْـمَةً مِنْ صَادِقٍ فِي النُّصْحِ وَهُوَ حَبِيْبُ

هَيَّا اسْتَجِيْبُوْا نُصْحَنَا مِنْ قَلْبِـنَا فَالخُلْقُ فِيْـكُمْ حَاضِرٌ وَ أَدِيْـبُ

اِلْزَمْ أُخَيَّ لِنَهْجِ أَسْـلاَفٍ مَضَوْا اِنْفِذْ طَرِيْقَ الحَقِّ أَنْتَ غََرِيْــبُ

وَعَلَيْكَ بِالْعِلْمِ الشَّرِيْفِ سَـلاَمَةً فَـالجَهْلُ دَاءٌ وَ العَلِيْمُ طَبِــيْبُ

لِنْ يَا أَخِيْ فَـالحَقُّ يُثْـقِلُ غَيْرَهُ وَ اللِّيْنُ يَسْمُوْ بِالهُدَى وَيَطِيْــبُ

حَافِظْ أُخَيَّ عَلَى صَدِيْقِكَ سَالِماً مِنْ كُلِّ ظَنٍّ أَنْتَ فِيْـهِ مَعِيْــبُ

خُذْ مَا صَفَا إِنَّ الوُضُوْحَ لَجَيِّـدٌ دَعْ كُلَّ كَدْرٍ فِيْهِ أَنْتَ مُرِيْــبُ

إِنَّ التَّحَزُّبَ وَالتَّعَصُّبَ قَـاتِـلٌ وَاللَّهُ مِنْ فَوْقِ الأَنَـامِ حَسِيْــبُ

وَ انْظُرْ أُخَيَّ إِلَى الحَيَاةِ بِبَسْـمَةٍ لاَ لَسْتُ أَرْضَاكَ بِـذَاكَ كَئِيْـبُ

وَدَعِ التَّهَاجُرَ وَ التَّخَاصُمَ إِنَّـهُ بَابٌ إِلَى كَسْرِ القُلُوْبِ رَهِيْــبُ

يَا أَيُّهَا الإِخْوَانُ أَنْتُمْ صَــفْوَةٌ فِي دَعْوَةٍ ذَا غُـصْنُهَا لَرَطِيْــبُ

أَمَّا الخِتَـامُ فَحِرْصُنَا يَا إِخْوَتِيْ أَنْ تُوْقِنُوْا أَنِّيْ بِـذَاكَ مُصِيــْبُ

Waktu berpisah telah tiba dan telah begitu dekat
Perpisahan kan datang, dan jiwa ini terasa berat
Sampai jumpa, semoga pertemuan ini mendorong kita
Menuju keteguhan dan Rabb kita Maha menjawab doa
Wahai saudaraku seagama, ku persembahkan sepatah kata
Dari jiwa yang tulus menasehati seraya mengharap pahala
Ayo, perkenankanlah olehmu nasehat dari lubuk hati kami
Sebab, akhlak kalian selalu hadir dengan penuh sopan diri
Wahai saudaraku, genggamlah erat manhaj salaf umat ini
Laksanakan jalan kebenaran, engkau kan semakin asing
Wajib oleh kalian menuntut ilmu mulia demi keselamatan
Sebab bodoh adalah racun dan ulama adalah dokter kesembuhan
Saudaraku, bersikap lembutlah, kebenaran ini berat bagi jiwa
Dengan petunjuk-Nya kelembutan terangkat dan baik adanya
Wahai saudaraku, jagalah sahabatmu selamat senantiasa
Dari segala praduga yang engkau dapat tercela dengannya
Ambillah yang suci, sebab yang terang adalah hal baik
Tinggalkan segala kotoran yang membuatmu menjadi ragu
Sungguh, berkelompok dan fanatik dapat menghancurkan
Dan Allah di atas segala makhuk-Nya Maha menyaksikan
Wahai saudaraku, sambutlah hidup ini dengan senyuman
Tidak, aku tidak rela engkau terjerumus dalam penderitaan
Dan tinggalkan sikap saling tidak tegur sapa dan bermusuhan
Karena semua itu pintu penghancur hati yang menakutkan
Wahai saudaraku sekalian, kalian merupakan manusia pilihan
Sebagai pengemban dakwah yang berbatang kekokohan
Dan sebagai penutup, maka antusias kami wahai saudaraku
Semoga kalian yakin, aku berucap benar dalam menasehatimu

Alih Bahasa M Sulhan Jauhari, Lc

(Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Ed 38)

Edisi 38

Tuk Mu Majalahku

Moga kau slalu istiqomah di setiap zaman

Karna kan trus bermunculan perusak panji kebenaran

Slalu muncul penerus perjuangan dakwah salafiyah

Senantiasa tegak pembela Sunnah memberantas hizbiyyah

Truslah konsis dalam dakwah yang kau emban

Angkatlah penamu tuk hancurkan kebodohan

Truslah maju tuk perlurus tiap penyimpangan

Teriakkan kebenaran meski itu asing bagi tiap insan

Jangan kau kendor hanya karna sebuah ocehan

Jangan mau dikalahkan oleh kata toleran

Kata tasamuh, sungkan serta cercaan

Tiada yang lebih indah selain surga dan bidadari nan menawan

Itulah bagianmu jangan kau tukar dengan secuil keduniaan