Monthly Archives: Februari 2014

Majalah Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Edisi 87

Cover Majalah Islami Adz-Dzakhirah Al-Islamiyyah Edisi 87 Tahun 1435 / 2013

Cover Majalah Islami Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Edisi 87 Tahun 1435 H / 2014 M

Segala puji hanya milik Allah subhanahu wa ta’ala, shalawat dan salam kepada junjungan Nabi kita, Muhammad, amma ba’du.

Nasihat, sebuah kata yang mudah diucapkan. Sering pula didengar oleh telinga. Namun, tidak banyak yang meyakini akan keagungannya. Nasihat memiliki kedudukan yang sangat tinggi dalam ajaran agama Islam. Bahkan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pun telah menyebut nasihat sebagai agama, atau agama adalah nasihat. Sebagaimana beliau shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Agama adalah nasihat”. Para sahabat bertanya: “Untuk siapa?” Beliau menjawab: “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, para imam kaum muslimin dan umat muslim seluruhnya” (HR. Muslim: 55)

Atas dasar hadits tersebut, nasihat memiliki kedudukan yang sangat agung dalam agama Islam. Dan nasihat juga memiliki peranan yang sangat penting dalam memperbaiki umat. Nasihat sangatlah dibutuhkan oleh seluruh lapisan masyarakat khususnya di zaman ini, yang mana kebanyakan manusia sudah tidak mempedulikan lagi mana harta yang halal maupun yang haram. Kezaliman terjadi dimana-mana. Maka dari itu, salah satu cara untuk memperbaiki kondisi tersebut adalah dengan cara memberi nasihat. Memberikan nasihat tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, sehingga orang yang dinasihati akan dengan mudah menerima nasihat tersebut. Maka memberi nasihat pun ada caranya sehingga diharapkan orang yang diberi nasihat akan mudah menerima nasihat. Terlebih lagi jika yang ingin dinasihati adalah seorang pemimpin, ulama atau orang yang memiliki kedudukan. Maka adab-adab memberi nasihat lebih harus dijaga, tetap disertai rasa hormat dan memuliakan mereka.

Imam at-Turtusi mengatakan: “Manusia senantiasa dalam kebaikan selama mereka memuliakan penguasa dan ulama, jika mereka memuliakan keduanya, Allah akan memperbaiki urusan dunia dan akhiratnya, dan jika meremehkan keduanya, maka Allah akan merusak dunia dan akhiratnya.”

Oleh karenanya, bagi kaum muslimin yang ingin menasihati saudaranya maka harus memperhatikan adab-adab dalam memberi nasihat, sebagaimana ia juga harus berusaha memperhatikan sebab-sebab diterimanya nasihat. Semoga Allah menjadikan kita termasuk orang-orang yang dapat mengajarkan kebaikan dan memberi manfaat kepada orang lain, serta dapat beramar ma’ruf dan nahi munkar di mana pun berada.

Pena Redaksi

SUARA PEMBACA: Wajibkah Zakat, Emas untuk Pelunasan Sisa Biaya Haji?

BAHASAN UTAMA: Peran Nasihat dalam Memperbaiki Umat
Oleh: al-Ustadz Abdurrahman Hadi, Lc.

AKIDAH: Sarana-Sarana Kesyirikan Menurut Imam asy-Syafi’i
Oleh: al-Ustadz Saparudin, Lc.

MUTIARA SALAF: Jangan Lupakan Dia Saat Engkau Bahagia

AKHLAK: Indahnya Berteman dalam Islam
Oleh: al-Ustadz Musta’in Syahri, Lc.

FATAWA:
1. Hukum Memberi Hadiah untuk Mengingat Hari Pernikahan
2. Merayakan Hari Valentine?
3. Berpahalakah Membaca Hadits?

FADHAILKeutamaan Sifat Malu
Oleh: al-Ustadz Askar Wardhana, Lc.

MUTIARA SALAF: Ketika Dosa Hendak Menyapa, Berdzikirlah Segera

TAFSIR: Bahaya Beramal untuk Dunia?
Oleh: al-Ustadz Andy Fahmi Halim, Lc.

TAZKIYATUN NUFUS: Semua Tentang Cinta
Oleh: al-Ustadz Nur Cholis, S.Pd.I.

KENANGAN: Al-Ustadz Imam Wahyudi dalam Kenangan dan Doa
Oleh: al-Ustadz Abdurrahman Hadi, Lc.

FAWAID: Jangan Remehkan Senyumanmu
Oleh: al-Ustadz Askar Wardhana, Lc.

KENANGAN: Selamat Jalan Sobatku, Imam Wahyudi, Lc.
Oleh: al-Ustadz Abdurrahman Thoyib, Lc.

Dapatkan segera majalahnya……via SMS ke 0817 520 3992