Tamu Istimewa

Tamu Istimewa

Syaikh Husain bin Audah al-Awaisyah pernah bercerita: “Suatu saat Syaikh al-Albani -arahimahullah- pernah berkunjung ke rumahku, lalu ia duduk di kursi ruangan ini, sementara itu aku tidak bisa menyuguhkan sesuatu kepadanya dalam waktu yang sesingkat ini.

Aku katakan kepadanya: “Jangan marah kepadaku, ya Syaikh, aku tidak memiliki sesuatu yang siap dihidangkan untukmu.”

Tapi Syaikh diam saja dan tidak berucap apapun. Lalu aku berkata: “Apakah pertanyaanku ini bid’ah, ya Syaikh.”

Syaikh al-Albani -rahimahullah- menjawab: “Tujuanku (ke sini untuk bertemu) orang yang memberi makan (bukan mengharap makanan).”

Adz-Dzakhiirah Al-Islamiyyah Ed 47, hal.38

Tinggalkan Balasan